Wabah cacar monyet (Mpox) yang tengah menjadi perhatian global, mendorong parlemen Indonesia dan Afrika untuk bersinergi dalam memerangi penyebarannya. Kesepakatan ini tercetus dalam Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) yang dihelat DPR RI di Bali.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menekankan peran penting parlemen dalam mengatasi isu global dan regional melalui jalur diplomasi damai.
"Kita tadi bersepakat memerangi Mpox, yang bukan hanya menyebar di Afrika dan Indonesia, tetapi juga di dunia," tegas Puan.
Menanggapi status darurat kesehatan masyarakat global yang ditetapkan WHO untuk Mpox, Puan menegaskan bahwa parlemen memiliki peran krusial dalam penanganan wabah ini. "Mpox menyebar bukan hanya di Afrika dan Indonesia tapi juga di dunia," ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, DPR bersama parlemen dari negara-negara Afrika sepakat mendorong pemerintah masing-masing negara untuk melakukan serangkaian langkah antisipasi dan mitigasi. Puan juga menyatakan akan meminta pemerintah Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Afrika, dalam upaya pencegahan penyebaran Mpox.
"Kami segera meminta kepada Pemerintah untuk segera kerja sama dengan negara-negara lain, bukan cuma Afrika dan Indonesia tapi negara lain yang bisa menjaga perlintasan yang ada yang dianggap ini bisa menyebarkan virus tersebut secara konkrit," papar Puan.
Puan juga menegaskan pentingnya skrining kesehatan yang akurat bagi setiap kedatangan orang dari luar negeri, meskipun pemerintah telah mengaktifkan kembali Peduli Lindungi.
"Kalau di Indonesia kan secara konkret kita sudah melakukan skrining kesehatan untuk setiap kedatangan dan tentu saja ini jangan menjadi satu isu baru seperti kemarin Covid," ungkap mantan Menko PMK itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar